Introduce

This blog talk about job info

I hope this blog will be help you

Informasi Job, beasiswa dan artikel-artikel lainnya yang akan kami update secara berkala
Showing posts with label Tips | Triks (Indonesia). Show all posts
Showing posts with label Tips | Triks (Indonesia). Show all posts

Monday, June 25, 2007

Persiapan Menghadapi Psikotes


Terkadang kita merasa kurang yakin terhadap psikotest yang kita kerjakan, ada beberapa tips yang mungkin dapat membantu anda dalam mengikuti psikotest

1. Anda harus yakin terlebih dahulu bahwa posisi yang akan dimasuki (job) lewat tes itu bukan semata-mata karena pertimbangan ekonomis, yakni untuk mendapatkan pekerjaan dan uang saja. Namun, harus ada unsur kecocokan dengan kemampuan.

2. Persiapkan diri dalam berbagai hal seperti istirahat yang cukup, ketenangan dan keyakinan atas kemampuan kita. Seringkali, seseorang sebenarnya mampu mengerjakan tes. Namun, ketegangan membuat hasil tes menjadi jelek. Oleh karena itu, kita harus istirahat yang cukup dan percaya diri atas kemampuan kita

3. Jangan melihat jawaban orang lain. Yakinlah akan kemampuan kita, karena hal yang bertentangan dengan pribadi kita akan membuat kita tegang dan tidak tenang. Isilah apa adanya, jangan lupa untuk menjawab apa yang Anda ketahui terlebih dahulu.

4. Setiap psikotest ada pemetaannya. Artinya, setiap psikotest ada tujuannya. Ada psikotest ketelitian, kreativitas, dan kecerdasan. Hal-hal seperti ini harus diantisipasi dari awal. Jadi, persiapkan mental sejak awal.

Read More..

Percaya Diri

Ada suatu sifat yang umumnya terjadi pada saat wawancara pekerjaan (debriefing jobs) bagi lulusan universitas, bila ditanyakan, "Bagaimana rencanamu untuk beberapa tahun mendatang ??"

Kebanyakan teman-teman saya yang baru lulus dari universitas memberikan reaksi yang umum : Mata melirik keatas ataupun memberikan reaksi seakan-akan berpikir, kemudian memandangi lagi si pewawancara sambil tersenyum lebar, dan kemudian berkata, "Saya tidak tahu." ataupun "Saya belum memikirkannya."

Dalam menjalani kehidupan, kita dapat mengambil contoh proses ulat menjadi kupu-kupu. Saat kita menjalani pendidikan seakan-akan kita seperti menjalani kehidupan ulat yang melahap semua ilmu yang diberikan pada saat menjalani pendidikan sampai kita lulus. Kebanyakan mereka yang lulus belum mempunyai konsep dalam hidupnya, sehingga mereka merasa putus asa apabila tidak mendapat pekerjaan dan merasa terasing. Padahal semua itu hanyalah suatu proses transformasi, seperti proses kepompong yang dapat menjadi kupu-kupu yang cantik. Saya pernah melihat saat kepompong menjadi kupu-kupu, proses itu terlihat sulit sehingga saya merasa kasihan pada kupu-kupu tersebut dan membantu membuka kepompong tersebut sehingga kupu-kupu tersebut bisa terbebas dari kepompong tersebut. Mungkin anda akan membenarkan pendapat saya, tapi semua itu merupakan suatu kesalahan karena perbuatan saya menyebabkan sayap kupu-kupu tersebut menjadi keriput dan kupu-kupu tersebut tidak dapat terbang

Jadi, janganlah kita putus asa terhadap suatu kehidupan. Bukankan kita sudah dilengkapi dengan potensi masing-masing ??? Kita hanya perlu sadar dan aktif saat masuk dalam proses "transformasi diri". Jangan cepat putus asa dan menganggap anda orang yang tidak berguna. Itu semua adalah bagian dari proses transformasi yang sedang anda jalani dan tetaplah berdoa pada Tuhan. Percayalah



Read More..

Sopankah Menanyakan Hasil Wawancara?

Panggilan wawancara kerja (debriefing jobs) merupakan sesuatu yang selalu dinantikan oleh setiap pelamar kerja (job seeker), karena disitu merupakan hasil akhir dari sejumlah tes yang telah anda lakukan (psikotest). Terkadang kita menjadi kebingungan dan penasaran atas hasil dari wawancara kerja (debriefing jobs) yang telah kita lakukan.

Apakah pantas menanyakan hasil wawancara kerja yang telah kita lakukan ??

Memang, pada beberapa perusahaan membutuhkan beberapa waktu terkadang sampai satu bulan untuk memproses hasil dari tes wawancara (
debriefing test). Jadi, apabila anda menghadapi situasi tersebut maka anda dapat menanyakan hasil tes wawancara kerja setelah lewat dua minggu dari waktu wawancara. Tanyakan langsung pada divisi HRD atau orang yang mewawancarai anda.

Jika pihak perusahaan menjawab bahwa "hasil test Anda tersimpan dalam database dan sewaktu-waktu diperlukan Anda akan dipanggil lagi", berarti jawaban sesungguhnya lamaran Anda tidak diproses lebih lanjut. Jawaban seperti itu biasanya merupakan penolakan secara halus setidaknya untuk saat itu. Bisa jadi, suatu saat jika ada kualifikasi yang cocok, Anda akan dipanggil lagi. Namun dengan jawaban seperti itu Anda jangan lantas terus menanti tanpa berusaha lagi. Buatlah lamaran lain sebanyak-banyaknya.

Sebaliknya kalau jawaban perusahaan memberi kepastian, misalnya,"Anda memang memenuhi kualifikasi kami dan dengan pertanyaan Anda, kami sekaligus memanggil Anda pada tanggal...", berarti kemungkinan besar Anda akan diterima. Mungkin saat itu pihak perusahaan belum sempat menghubungi Anda lebih lanjut dikarenakan adanya kepentingan lain.

"Kegagalan merupakan suatu awal dari keberhasilan", suatu usaha suatu saat akan menemukan keberhasilan. Namun, apabila kita berhenti dan tidak melakukan suatu usaha, sudah pasti itu merupakan suatu kegagalan tanpa menemukan keberhasilan

Read More..

Menulis Surat Lamaran Melalui Email


Pada saat ini, teknologi komputer sudah sangatlah maju. Kita banyak mendapatkan kemudahan dalam berbagai macam hal, salah satunya adalah melamar perkejaan (job aplication) melalui email.

Tapi ada beberapa tips menulis surat lamaran (aplication letter) yang mungkin dapat membantu anda

1. Judul email (subject)
Judul email harus diisi dengan singkat dan jelas sehingga memudahkan penerima email untuk memahami dan mengetahui maksud dan tujuan dari email yang diterima

Cat : Baca baik-baik isi dari iklan lowongan kerja (aplication jobs), kadang-kadang kita diharuskan untuk mengisi kode tertentu (kode pekerjaan) pada judul atau subjek email anda

2. Badan Email (blok untuk menulis pesan)
Kadang kita bingung, "Dimana kita menulis surat lamaran (aplication letter) ??". Saya pernah menanyakan hal tersebut pada teman saya yang kebetulan bekerja di bagian HRD, menurut mereka kita dapat menulis surat lamaran (aplication letter) pada bagian badan email (blok untuk menulis pesan). Artinya perusahaan tetap akan menerima email anda

3. Resume
Jangan menulis resume pada bagian badan email (blok untuk menulis pesan). Tuliskan pada file tersendiri yang merupakan bagian dari lampiran yang akan anda sertakan


4. Ukuran email
Usahakan ukuran email anda tidak melebihi 300 kb, ukuran email terdiri dari file-file yang di-attach. Ukuran foto yang akan anda sertakan, perkecil ukurannya dengan photo editor (ACDSee, Photoshop dan lain-lain)

5. Test Kirim
Surat lamaran (aplication letter) yang dikirim lewat email, selain melakukan proof read, Anda juga perlu melakukan test pengiriman. Lakukan ini dengan mengirimkan email lamaran Anda, lengkap dengan attachment-nya ke email lain. Tentunya jangan kirimkan email percobaan tersebut ke email perusahaan yang Anda tuju. Kirim ke alamat email lain yang Anda punya. Jika Anda hanya mempunyai satu alamat email, Anda bisa membuat alamat email baru di Yahoo!, Gmail, atau Hotmail.

Apa pentingnya langkah ini? Sering kali format email yang Anda kirim berubah setelah sampai di alamat email lain.

6. Format File
File-file yang anda attach seperti CV, resume dan sebagainya ditulis dalam MS Word

Read More..

Membuat Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae)


Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae)

Supaya terlihat profesional dan menarik, ada beberapa hal yang hendaknya diperhatikan dalam membuat curriculum vitae (CV):

1. Gunakan kertas putih polos

CV (
Curriculum Vitae) hendaknya polos tidak menggunakan background image (dasar bergambar).

2. Status diri
Cantumkan status diri (single, married, atau divorced).

3. Foto terbaru
Lampirkan pas foto terbaru. Sebaiknya gunakan pas foto berwarna, dan berpakaian resmi (jas lengkap dengan dasi).

4. Referensi (resume)
Bila memungkinkan, cantumkan referensi, yaitu orang yang bisa dihubungi oleh pihak penyeleksi untuk menanyakan hal-hal penting seputar diri anda (biasanya nama atasan dimana anda bekerja sebelumnya).

5. Pekerjaan yang diinginkan (job position)
Selalu cantumkan jenis pekerjaan yang anda inginkan. Jangan menulis bahwa anda siap bekerja dalam posisi apa saja karena akan memberi kesan bahwa anda adalah pekerja serabutan. Tuliskan saja spesialisasi anda.

6. Format standar surat resmi
Gunakan huruf dengan ukuran dan jenis standar (warna hitam), contohnya font jenis Times New Roman.

7. Pengalaman kerja
Cantumkan deskripsi singkat tentang pekerjaan anda pada perusahaan sebelumnya (bukan nama perusahaannya) sebanyak-sebanyaknya tiga perusahan terakhir, berikut pangkat dan jabatannya.

8. Pengalaman lain yang menunjang
Cantumkan pengalaman atau organisasi yang berhubungan dengan spesialisasi anda. Jika anda adalah seorang spesialis bidang kimia, maka pengalaman sebagai juara I lomba melukis atau pejabat ketua senat tidak perlu dicantumkan.

9. Identitas
Cantumkan identitas anda dengan jelas.

Format resume atau curriculum vitae di setiap negara berbeda-beda. Hal ini tampaknya dipengaruhi oleh budaya, kebiasaan dan pandangan politik di setiap negara yang berbeda-beda pula. Sebagai contoh, untuk resume standar di Amerika Serikat (AS) tidak perlu mencantumkan foto, agama, status perkawinan dan umur, karena hal itu dianggap sangat pribadi.
Perusahaan tidak meminta pencantuman keterangan-keterangan seperti itu karena bisa dianggap melakukan ‘early prejudice’. Di AS perusahaan tidak boleh melakukan diskriminasi dalam penerimaan pegawai, baik diskriminasi atas ras, umur, status maupun agama. Sedangkan di Singapura, kadang dalam resume diminta mencatumkan keterangan ras.

Read More..